Delivering Happiness

Thursday, March 6, 2025

Hi Blogger!

Aku ingin nanya deh. Pernahkah kalian bertemu orang baru dan kalian merasa energi kalian cocok? Padahal baru kenal dua hari tapi rasanya seperti dua tahun. Aku pernah… Namanya Samudera (nama asli tapi bukan surname).

Pertama kali aku dikenalkan HR sama Samudera, I felt like something vibing with our energies. Sebelumnya, aku dan Samudera beda department. Karena itu aku selalu datang ke tempat Samudera. Bercanda, ngobrol, saling lempar lelucon. Di department Samudera sendiri ada banyak temen-teman lainnya yang sudah aku kenal dua atau tiga tahun lebih lama daripada Samudera. Tapi kami benar-benar cocok dan tak bisa dipisahkan.

Aku kira… hanya aku yang merasakan hal itu. Ternyata Samudera juga merasakan hal yang sama. Kami sering berbagi jokes, Reels, dan terakhir Samudera memberiku lilin aromatic yang dia buat sendiri.

Walau kami tidak setiap hari bercerita, namun aku berharap Samudera hidup lebih lama dan bahagia terus. Jika dia bahagia, aku ikut bahagia karena cerita-cerita lucu. Kalaupun tidak, ya namanya juga manusia. Masa ingin bahagia terus?!

Tuesday, October 1, 2024

 


Kemarin, 30 September 2024, aku kembali mengunjungi dokterku. Biasanya kami bersua di Siloam, namun kali ini di Mayapada Kuningan. Tidak jauh dari tempat tinggalku. Namun, bukan ini yang ingin aku ceritakan tapi aku ingin membagikan kebahagian karena bertemu dokterku kembali untuk hal-hal yang lebih baik.

Hari ini, 1 Oktober 2024, sebenarnya bukan hari yang spesial. Namun, kali ini aku ingin menuliskan hal baik. Sebelum menulis cerita ini, aku membaca blog temanku dan aku melihat dia menuliskan cerita tentangku.

Temanku baik. Temanku cantik. Temanku pintar. Namun karena beberapa hal, kami menjadi renggang. Permasalahan muncul karena aku tidak tahu bagaimana caranya memperbaiki hubungan yang sudah renggang. Percayalah, aku sayang sulit mempertahankan hubungan karena kadang berhadapan dengan manusia sangat melelahkan untukku.

Temanku sudah memiliki anak. Karirnya berhenti tepat setelah ia melahirkan. Sekarang ini, aku ingin sekali bertanya, “Bagaimana rasanya melepaskan karir demi seorang anak?” Tapi aku tau, temanku tidak seegois aku. Dia pasti dengan senang bercerita kalau yang dia lakukan semuanya untuk anaknya. Perlindungan seorang Ibu untuk seorang anak, darah dagingnya, sekaligus buah hatinya.

Dulu sekali, kami bercerita jika sama-sama ingin memiliki anak tanpa hubungan pernikahan. Tapi, aku salah. Dia memang mungkin berhasil menjalani hidup dengan mimpinya, memiliki anak. Namun aku, jangankan ingin mempunyai anak, memikirkannya saja sudah mual. Temanku berhasil, aku tidak.

Terlepas dari itu, aku berbahagia untuk temanku.

Lantas, aku juga ingin menceritakan hari pertamaku di Oktober. Kebetulannya, hari ini salah satu bosku ulang tahun dan kami semua makan Nasi Pajero dan Es Teler 77. Happy!

Aku pake baju hitam-hitam. Entah kenapa aku ingin menggunakan baju hitam-hitam. Lucunya, beberapa temanku bilang jika aku mirip Bernadya. Untungnya~ Bernadya cantik dan aku lucu. HAHAHA

Hari ini harusnya aku juga gym. Tapi, baju gymku ketinggalan. Sedih. Semoga besok bisa gym.

Oh iya, lagi-lagi Devay ngajakin untuk ke Rumah Atsiri. It’s her dream. Tapi, aku selalu takut untuk mengiyakan karena lain halnya yang berhubungan dengan urusan pribadi. Aku terlalu takut dibicarakan karena dibilang mengikuti si A atau si B. Namun nantinya, aku harus mewujudkan ajakan Devay untuk ke Rumah Atsiri. Walau sekedar sniffing sniffing wewangian, salah satu aktivitas kesukaan kami.

Buat kalian yang baca blog ini, sehat terus dan panjang umur. Bahagia tanpa merusak bahagia orang lain.

See you di postingan blog selanjutnya✨

Sunday, July 28, 2024


Berbicara tentang kripto, tentu Binance menjadi salah satu perusahaan yang bisa kita perhitungkan. Bagaimana tidak? Keberadaan Binance sangat penting di dunia kripto, karena jumlah transaksi dan penggunaannya yang sangat banyak.

Beberap minggu lalu, aku membuka LinkedIn-ku. Aku rindu dengan teman-teman yang memang hanya bisa aku lihat melalui LinkedIn. Entah mengapa, aku masuk ke halaman Jobs dan langsung disuguhkan dengan beberapa pilihan yang diberikan oleh Binance. Menariknya, placement untuk posisi ini semuanya di Singapura. Siapa yang tak tertarik?

Sebenarnya, aku sendiri tidak berharap lebih. Namun, pagi aku apply, siang aku dihubungi untuk call screening, sore aku diberikan test. Semuanya dilakukan dalam satu hari dengan sangat cepat. 

Assessment yang mereka berikan menurutku cukup sulit. Kamera harus menyala dan ada beberapa tombol di keyboard yang tidak boleh dipencet sengaja ataupun tidak. Semuanya jelas dan sangat tertata.

Keesokan harinya, HR kembali menghubungiku untuk test tahap akhir. Semuanya benar-benar sangat cepat. Orang Indonesia sepertiku sangat kaget karena jadwal kerjaku tak beraturan. Bisa dibilang hari ini mungkin aku bisa santai, namun tidak dengan hari ketika aku jadwalkan untuk test nantinya. Namun, semuanya harus professional. Aku mengajukan jadwal yang cocok untukku dan mereka setuju.

Singkatnya, hal yang aku takutkan terjadi. Huru hara di tempatku bekerja membuatku tidak fokus. Ini mungkin bukan sebuah alasan namun yang aku takutkan benar-benar terjadi. Lusanya, aku mendapat surat penolakan. 

Sedih? Sangat. Satu langkah lagi untuk bisa berada dicerita hidup yang baru. Tapi tak mengapa. Hidup jika terlalu lancar, lalu apa nikmatnya? 

Rainbow